(Tanah) Gambut dan Kalimantan pasti sudah tak perlu dijelaskan lagi, alias sudah identik sejak jaman dahulu apalagi Pak Harto pernah mempopulerkan Lahan Gambut Sejuta Hektar, meskipun hasilnya jauh panggang dari api.
Tapi Nasi Gambut? Siapa yang pernah mendengar? Kalau memang belum baiklah saya kabari, bahwa di Banjarmasin, jika anda melakukan perjalanan menuju Bandara maka akan menjumpai deretan lapak besar yang memajang tulisan besar-besar “Nasi Bungkus Iwak Itik – Tenda Biru”
Nah, kalau berkesempatan mencobainya jangan kaget kalau Anda kapan waktu lewat pasti ingin mampir lagi. Alasannya hanya satu: rasanya uenaak. Terutama adalah lauknya, yakni Bebek yang dimasak dengankelapa sampai berminyak dan berwarna coklat kehitaman. Rasanya manis pedas karena sambalnya. Nasinya memang khas dengan tampilan yang tidak pulen dan bungkus daun pisangnya yang menambah ‘keseronokan’ makanan ini.
Jangan salahkan saya, jika pagi itu sarapan pagi yang modern ala Rattan Inn yang berselera, terpaksa saya usulkan untuk ditinggalkan saja dan diganti dengan sarapan eksotis di pagi yang cerah di Nasi Gambut Tenda Biru. Kata Mas Bondan dan Pak Umar Kayam … Mak Nyusss.***


Discussion
No comments yet.